Bukan pesinden tapi Presiden. Sebuah jabatan paling yahud di negeri ini, karena saya yakin setiap partai yang berlomba2 menipu rakyat dalam pemilu memiliki satu tujuan untuk posisi ini. Figur yang di bawa si partai untuk menjadi presiden menjadi penentu banyaknya rakyat yang tertipu perolehan suara rakyat. Meskipun pada pemilu 2004, sistem pemilihan presiden dibuat dengan sistem pemilihan langsung dimana rakyat bisa memilih berdasarkan pilihan hati dan banyaknya jumlah uang saweran yang diberikan, bukan oleh majelis rakyat yang memang laknat itu.

Komentar Terakhir